Tampilkan postingan dengan label Literature. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Literature. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Maret 2012

X-Poems: Puisi Abdul Hamid Nasution

Takut Mendobrak Rasa, Sungkan Pada Jiwa
 
Memuja simalakama
takut mendobrak rasa
sungkan pada jiwa yang lupa pada momok musim
Kuterpaku di atas sajadah usang
meminjam gemetar hati
yang kumal pada kata-kata yang disimpan
Aku takut, pulang pada ruang
yang ramai riak sungai murka
Apakah mereka melupakanku
atau menungguku kembali dengan senyuman usang
yang menggigil pada uluran waktu dan tangan?
 
Rumah kreasi, 28 Maret 2012
Abdul Hamid Nasution, Peminat sastra yang kebetulan

Minggu, 08 Januari 2012

Al-Bratva Library_Beowulf: sebagai karya penting dari literatur Anglo-Saxon.

Beowulf
 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Halaman pertama dari Beowulf dalam Cotton Vitellius A. xv.

Beowulf (ejaan Inggris: [ˈbeɪ.ɵwʊlf]; dalam Bahasa Inggris kuno atau IPA: [ˈbeːo̯wʊlf] atau IPA: [ˈbeːəwʊlf])[1] adalah sebuah judul konvensional dari wiracarita berjumlahkan 3182 alliterative, dengan latar belakang negara Skandinavia, seringkali disebutkan sebagai karya penting dari literatur Anglo-Saxon. Yang tertinggal hanyalah sebuah manuskrip yang dikenal sebagai Nowell Codex. Dibentuk oleh seorant pujangga Anglo-Saxon yang diperkirakan sekitar abad ke 8[2][3] dan awal abad ke-11[4]
Dalam puisi ini, Beowulf, seorang pahlawan dari Geat, berperang melawan tiga antagonis: Grendel, yang senantiasa menyerang ksatria di wilayah Hroðgar (Raja dari suku Danes, ibu Grendel, dan seekor naga tak bernama. Peperangan terakhir terjadi pada akhir hidupnya, dimana Beowulf menjadi raja Geat. Pada peperangan terakhir, Beowulf terluka berat. Setelah kematiannya, para pengikut memakamkannya di tumulus di Geatland
 
Template Design By:
SkinCorner