Jumat, 06 Januari 2012

Puisi 2 Bratvas

tekateki apologi

baru ini kudengar kau memesan kesalahan
bersama kelam yang kau pasang
kala hujan berjatuhan dan dingin berciuman

tak dapat kutafsir apa yang kau rintihkan
pada tiap malam lakon-ritual sembarangan
di pusat episentrum gamang

apakah kesalahan bagimu semisal permainan?
tak dapat kutaksir juga tafsir segala musykil

barubaru ini kudengar kau menabrak igau
selepas bersenggama di bebatang galau
di bawah desau kubang setan yang sakau

kau tetap tekateki semisal apologi
di mana kilah iblis menjadi elegi


ISYARAT

Bila hangat meliar dihimpit jemari,
Satukan kata dalam rapat bisikmu
Di bising udara

Kobar membakar arah mata angin syahadatmu
Di altar isyarat ayat kursi
Dalam duduk rukuk ini

Renungkan agung pencipta

Telaah bingkai sujud,menuai halu rindu
hamba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Template Design By:
SkinCorner